Percaya tidak percaya harus percaya. Kepercayaan merupakan hal yang mendasar untuk membentuk sebuah hubungan, terlepas apa bentuk hubungan tersebut. Hubungan sebagai pasangan, orang tua dan anak, pekerjaan atau sebagai sabahat. Kuncinya kepercayaan, Iman artinya percaya. Dengan ada kepercayaan ini yaitu percaya kepada sesama manusia maka rukun imanpun bertambah. Weeww! Sesat binti menyesatkan. Sudah terlalu banyak aliran sesat binti menyesatkan yang belum sempat diselesaikan oleh pihak-pihak berwenang.
upps fokus…!
Luar
biasa kandungan makna dari kata Kepercayaan, dengan kepercayaan yang
diberikan biasanya apapun yang dilakukan bisa dibenarkan. Kepercayaan
biasanya diberikan kepada seseorang yang dinilai mampu serta bijak dalam
menjalankan serta memagang kepercayaan tersebut. Bentuk kepercayaan
tentu beraneka ragam karena saya yang memegang peranan sebagai
masyarakat biasa, salah satunya percaya kepada pemimpin yang dianggap
mampu dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin, bijak dalam mengambil
keputusan, menyajikan bukti bukan janji serta bisa berlaku amanah serta
adil terhadap rakyat yang di pimpin. Kepercayaan yang diberikan kepada
seseorang disebut juga amanah yang harus selalu di jaga, sehingga bisa
berjalan seperti apa yang di harapkan.
Apa
jadinya jika kepercayaan yang telah diberikan disalah gunakan, tentu
berakibat fatal yang membuat jalinan silaturahmi terputus, hubungan
persahabatan menjadi sirna, hubungan kerja akan berakhir, serta banyak
lagi akibat yang akan timbul dari penyalahgunaan tersebut dan yang
paling khawatirkan pencemaran nama baik dan juga kerugian yang harus
ditanggung oleh pihak tertentu.
Lalu
berapa harga kepercayaan kepada seorang wakil rakyat yang telah kita
pilih? Sedikit menilik masa-masa kampanye wakil rakyat. Ini rahasia umum
ketika seorang calon pejabat membeli suara rakyat. Beberapa tahun
kemudian pejabat itupun tidak lepas dari tuntutan untuk turun melepaskan
jabatan. Inilah Negara demokrasi dari rakyat untuk rakyat. Inilah harga
kepercayaan yang dimiliki bangsa ramah tamah ini.
Penyimpangan kepercayaan bisa terjadi karena
berbagai sebab, seperti karena dipaksa oleh keadaan, lupa/khilaf (yang
disengaja atau tidak) dan lain sebagainya. Menjaga kepercayaan memang
bukan suatu yang ringan, tetapi apapun bentuknya suatu kepercayaan akan
terasa indah bila dijalankan dengan bijak dan penuh tanggung jawab. Hal
ini juga berlaku pada kepercayaan dalam keluarga, sahabat maupun
perusahaan. Tanggungjawab, ketulusan dan keihklasan sangat penting untuk
di jaga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar